Menggapai Kenikmatan Shalat dan Aplikasi dalam Kehidupan
Menggapai Hakikat shalat dan aplikasi dalam kehidupan By.Norhadi 1. Makna aku dalam shalat Dalam pandangan syariat dan hakikat secara umum, "Aku" yang berniat dalam shalat adalah Aku sebagai Hamba ( Abid ) yang menghadapkan diri kepada Tuhan ( Ma'bud ) [1, 2]. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai kedalaman makna "Aku" dalam niat tersebut: · Secara Syariat: "Aku" adalah diri jasmani dan rohani (hamba) yang sadar sedang menjalankan perintah Allah sebagai bentuk pengabdian dan kewajiban [1, 5]. · Secara Hakikat: Para ulama tasawuf menjelaskan bahwa saat shalat, sosok "Aku" yang egois (hawa nafsu) harus ditiadakan (fana). Yang ada hanyalah kesadaran bahwa gerak dan niatmu semata-mata karena Anugerah Allah . Kamu adalah hamba yang merasa "fakir" (butuh) di hadapan Sang Pencipta [2, 4]. ...