Kata-Kata bijak Kahlil Gibran
Kata Kata Bijak Kahlil Gibran Tentang Kehidupan - Nah, untuk
memperkenalkan kalian lebih dekat lagi dengan Kahlil Gibran, saya sudah
mempersiapkan Kata Kata Bijak Kahlil Gibran Tentang Kehidupan darinya.
Kahlil Gibran mungin dari kita masih sedikit yang tau tentang orang ini.
Siapa sih sebenarnya orang ini? Kahlil Gibran adalah seorang penulis,
penyair dan seniman yang berkebangsaan Amerika serikat, namun dia lahir
di Lebanon. Sebagai seorang penyair, dia telah menciptakan banyak karya
sastra.
Karya pertamanya adalah “The Madman” yang menceritakan tentang
persahabatan yang erat. Selain karya sastra, dia juga sudah menciptakan
banyak kata-kata mutiara/bijak yang ditujukan kepada manusia guna
sebagai motivasi. Langsung saja kita simak Kata Kata Bijak Kahlil Gibran Tentang Kehidupan dari di bawah ini :
“Kasih sayang dan kekerasan selalu berperang di hati manusia seperti malapetaka yang berperang di langit malam yang pekat ini. Tetapi kasih sayang selalu dapat mengalahkan kekerasan. Karena ia adalah anugerah Tuhan. Dan ketakutan-ketakutan malam ini akan berlalu dengan datangnya siang”
“Saya akan memberitahukan kepada anda sesuatu yang tidak bisa anda
ketahui, makhluk seksual tertinggi di planet ini adalah para pecinta,
penyair, pematung, pelukis, pemusik, yang demikian ini ada sejak dulu.
Dan bagi mereka seks selalu indah dan senantiasa malu”
“Kita hanyalah makhluk hidup, partikel-partikel debu yang beterbangan berputar-putar di dalam kehampaan abadi dan tak terhingga. Diri kita hanya untuk menyerah dan patuh. Jika kita mencintai, cinta kita juga tidak berasal dari kita, juga bukan kepunyaan kita. Sekiranya kita bahagia, kebahagiaan kita tidaklah dalam diri kita, tapi dalam kehidupan itu sendiri”
“Di kesunyian ini, kita bisa mengutarakan kerinduan kita, sampai
kerinduan itu membawa kita lebih dekat kepada hati Tuhan. Di sini kita
bisa mencinta umat manusia sampai umat manusia membukakan hatinya kepada
kita”
“Berkali-kali aku telah membuat pertandingan antara keluhuran pengorbanan dan kebahagiaan pemberontakan untuk temukan mana yang lebih luhur dan lebih indah, namun hingga kini aku telah terpaku hanya pada suatu kebenaran dalam seluruh persoalan itu, dan kebenaran itu ialah kesetiaan, yang membuat seluruh perilaku kita jadi indah dan terhormat”
“Kucintai desa kelahiranku dengan sebagian cintaku untuk negeri, kucintai negeriku dengan sebagian cintaku untuk bumi”
“Perkawinan adalah penyatuan dua jiwa dalam cinta yang kokoh untuk hapuskan perpisahan. Ia adalah kesatuan agung yang terpisah roh. Ia adalah gelang emas dalam sebuah rantai yang permulaannya adalah sebuah pandangan, dan akhirnya adalah keabadian. Ia adalah hujan suci yang jatuh dari langit tak bernoda untuk menyuburkan dan memberkati ladang-ladang Alam Illahi”
“Seseorang yang menerima memang tidak menginsafi apa yang diterimanya,
tapi seseorang yang memberi dengan tulus dan menanggung beban dari
kesadaran dirinya sendiri, akan menginsafi bahwa apa yang diberikannya
dimaksudkan demi cinta persaudaraan, dan ke arah pertolongan yang
bersahabat, bukan untuk pemuliaan diri”
“Hidup manusia tidak bermula dari dalam kandungan dan tak pernah berakhir di liang kubur. Dan cakrawala yang penuh oleh rembulan dan bintang-bintang ini tidaklah ditinggalkan oleh jiwa yang mencintai dan roh-roh yang berdasarkan gerak nurani”
“Mereka berkata kepadaku, “Kamu harus memilih antara kesenangan di dunia
ini dan kedamaian di akhirat nanti. Karena aku tahu dalam hatiku bahwa
Sang Pujangga Agung hanya menggubah satu puisi, yang ditulis dengan
sempurna dan mengalun dengan sempurna”
“Sebagian kita seperti tinta dan sebagian lagi seperti kertas. Dan jika bukan karena hitamnya sebagian kita, sebagian kita akan bisu. Dan jika bukan karena putihnya sebagian kita, sebagian kita akan buta”
“Inspirasi akan selalu bernyanyi, kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan”
“Jangan kaukira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad”
“Jauhkan aku dari manusia yang tidak mau menyatakan kebenaran kecuali
jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi
berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan
jalan memperlihatkan kesalahan orang lain”
“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan
ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan
datang Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan
cukup besar untuk menampung mereka”

Komentar
Posting Komentar