Selalu di hati

Tak pernah terbayangkan angin semilir akan berhenti.
Tak pernah menbayangkan onbak laut akan membeku.
Tak pernah membayangkan merah api akan jadi pudar.
Kini lantunan melodi seakan membisu.
Kini dawai yang selaras tak pernah dipetik.
Aku hilang lenyap bersama gelombang.
Aku hilang lenyap diantara debu beterbangan.
Aku hilang lenyap dicahaya matahari siang.
Kau selalu dihati tak pernah tergantikan.
Setiap tarikan nafasku...maka nafasmu.
Setiap detakan jantungku itulah kehadiranMu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan Pengajaran PAII disekolah Umum

Mencari kebenaran Hakiki

Filsafat Martabat tujuh dalam Paradigma Pendidikan Karakter